Jenis Jenis Monitor Komputer Beserta Fungsi, Cara Kerja dan Spesifikasinya

Jenis Monitor komputer dan fungsinya, dan cara kerjanya
Jenis Jenis Monitor Komputer

Monitor merupakan salah satu hardware vital yang terdapat pada sebuah personal komputer. Monitor berfungsi sebagai alat / media pengeluaran (output) yang menampilkan video dan informasi grafis dari hasil pemrosesan komputer melalui VGA Card.  Tanpa adanya sebuah monitor pada perangkat komputer, tentu kita tidak akan dapat untuk mengoperasikan komputer tersebut. dikarenakan tidak adanya media fisik yang tampak sebagai hasil pemrosesan dari komputer.

Monitor komputer termasuk kedalam salah satu jenis soft-copy device, karena output yang di keluarkan berupa sinyal elektronik yang bisa kita lihat berupa gambar yang tampil di layar komputer. Gambari-gambar dan visual yang tampil pada monitor adalah hasil dari pemrosesan data yang terjadi didalam komputer.

Sampai saat ini monitor telah memiliki berbagai macam ukuran layar layaknya seperti sebuah televisi. pada tiap ukuran dan merek setiap monitor komputer memiliki tingkat resolusi yang berbeda-beda. resolusi  inilah yang menjadi acuan dalam menentukan ketajaman visual baik berupa gambar maupun video yang di tampilkan pada layar sebuah monitor.

Baca juga: Cara Mengaktifkan Game Mode pada Windows 10 

Berbagai jenis jenis bentuk monitor pun saat ini sudah sangat beragam, mulai dari bentuk lawas dengan layar cembung (CRT) sampai dengan berbentuk ramping dengan layar datar flat seperti LCD, LED, Plasma, dan OLED yang banyak kalian jumpai sekarang ini. Untuk penjelasan lebih lanjut, simak Pengertian beberapa jenis-jenis monitor komputer dan fungsinya di bawah ini.

Jenis Jenis Monitor Komputer, dan Cara Kerjanya

1. Monitor CRT (Cathode Ray Tubes)

Mungkin ini adalah bentuk monitor pertama yang pernah kalian temui dan kalian gunakan. bagi kalian mulai menggunakan komputer di era tahun 2000an keatas sudah sangat tidak asing lagi dengan bentuk monitor yang satu ini, dan digunakan pada sekolah sekolah pada zaman itu.

Monitor CRT ini dikenal juga dengan sebutan monitor tabung, karena bentuknya yang besar dan cembung. pada monitor jenis crt, layar penampil menggunakan tabung katoda. monitor crt saat ini sudah tidak terpakai lagi karena teknologinya sudah lawas dan telah tergantikan dengan berbagai jenis monitor baru yang memiliki kualitas gambar dan portabilitas yang lebih baik.

Cara kerja dari Monitor CRT ini adalah dengan cara memancarkan sinar elektron atau katoda dengan kecepatan tinggi ke suatu titik layar. Sinar tersebut selanjutnya akan diperkuat lagi untuk menampilkan sisi terang dan diperlemah untuk sisi gelapnya.

Teknologi yang terdapat pada Monitor CRT merupakan teknologi yang bisa dibilang termurah di bandingkan dengan jenis monitor lainnya.  walaupun demikian, resolusi yang ditampilkan dari monitor ini sudah cukup baik untuk berbagai keperluan. Namun, hal yang menjadi kekurangan dari Monitor jenis CRT ini adalah energi listrik yang digunakan cukup besar dan juga memiliki radiasi elektromagnetik cukup kuat sehingga bisa menggangu kenyamanan mata saat terlalu banyak menatap monitor ini.

2. Monitor LCD (Liquid Crystal Display)

Monitor LCD ini menggunakan teknologi semacam kristal liquid yang dapat berpencar, dan bukan lagi menggunakan tabung elektron seperti yang terdapat pada monitor CRT sebelumnya. Varian cahaya pada monitor lcd ini lebih banyak dan terdiri dari satuan-satuan piksel, atau satu titik kristal cair yang tidak memancarkan cahaya sendiri. Sumber cahayanya sendiri adalah lampu neon berwarna putih yang terdapat pada belakang susunan kristal tersebut.

Dengan menggunakan jutaan titik cahaya atau piksel yang sangat banyak akan mengubah citra tampilan yang terlihat pada layar monitor lcd. Bagian kutub kristal cair yang dilewati arus listrik akan berubah karena adanya pengaruh polarisasi medan magnet yang muncul sehingga akan membiarkan beberapa warna saja yang dapat diteruskan untuk menuju ke titik kristal tersebut, kemudian muncullah berbagai macam visual gambar yang bisa kalian lihat pada layar monitor lcd.

Kelebihan yang terdapat pada Monitor LCD ini meliputi kualitas gambar yang dihasilkan lebih tajam dan jernih, serta lebih nyaman ketika di gunakan, lebih tipis secara tampilan (flat), lebih hemat dalam penggunaan daya listrik, dan lebih mudah untuk mengatur tampila layar dibandingkan dengan jenis monitor sebelumnya. Sedangkan, Kekurangan yang terdapat pada Monitor LCD ini ialah Sudut pandang penglihatan dan kedalaman warna yang cenderung terbatas, dan juga harga yang ditawarkan untuk dapat memiliki Monitor jenis ini relatif mahal.

3. Monitor LED

Monitor LED merupakan hasil dari pengembangan dan penyempurnaan dari monitor LCD sebelumnya. Pada monitor ini, kualitas warna cenderung lebih baik dan pada varian warnannya juga lebih banyak.

Selain itu terdapat juga berbagai fitur dan kegunaan baru yang menjadikan kelebihan dari Monitor LED ini dibandingkan monitor crt dan lcd sebelumnnya. mulai dari terdapatnya teknologi touch screen pada monitor ini, kerapatan pixel yang jauh lebih tajam, penggunaan daya listrik yang lebih hemat hingga 70% dibandingkan dengan type LCD, usia pemakaian lebih lama dan juga bentuk ukurannya yang lebih slim dan ramping, dan yang pasti memiliki pencahayaan lebih baik jika dibandingkan dengan monitor jenis LCD.

Sedangkan untuk bagian kekurangannya terletak pada Harga untuk sebuah monitor LED ini ini bisa lebih mahal dari LED dan sensivitasnya pun cukup tinggi.

4. Monitor Plasma

Monitor tipe plasma ini mungkin sudah sering kalian temui. Monitor plasma ini pada intinya bertujuan untuk menggabungkan kualitas gambar lcd yang lebih bagus, dengan sudut penglihatan CRT yang Luas, sehingga menghasilkan monitor dengan bentuk yang ramping yang dapat dilihat dari berbagai sudut pandang.

Cara kerja Monitor Plasma ini dengan memanfaatkan adanya sebuah layar datar emisif, dengan sumber cahaya dari fosfor yang selanjutkan akan melepaskan muatan plasma diantara dua layar datar. Gas yang diemisikan pada monitor ini tidak menghasilkan merkuri.

Untuk Kekurangan pada Monitor Plasma ini adalah pada tingkat kontras layarnya yang tinggi yakni mencapai 10000:1, konsumsi penggunaan data yang besar dan suhu yang dihasilkan juga tinggu ketika digunakan pixel pitch yang besar, serta harganya yang ditawarkan pun juga dapat relatif mahal.
 
5. Monitor OLED (Organic Light-Emitting Diode)

Monitor OLED ini adalah monitor dengan teknologi paling canggih saat ini karena telah mendukung fitur 4K Ultra HD. yang tentu akan menghasilkan kualitas gambar dan warna serta resolusi layar yang ciamik.

Cara kerja dari Monitor OLED ini adalah dengan memanfaatkan adanya sebuah semi konduktor pemancar cahaya yang dibuat dari lapisan organik. Untuk kriteria fleksibilitas, Monitor ini adalah pilihannya dikarenakan bentuknya yang bisa sangat tipis, hingga mencapat kurang dari 1mm.

Bahan yang terdapat dalam pembuatan monitor OLED ialah lapisan kaca yang terbuat dari oksida timah indium sebagai anoda, lapisan pemancar cahaya dari metal kompleks seperti hydroxyquinoline aluminium dan lapisan katoda, serta lapisan organik nya yang terbuat dari diamine aromatic.

Lapisan lapisan ini disusun sedemikian rupa sehinggak menjadi sebuah layar. Hasil dari kombinasi berbagai lapisan tersebut lah yang menghasilkan kualitas gambar yang sangat tinggi dan tajam pada monitor OLED ini.

Namun, dikarenakan harga yang ditawarkan untuk Monitor OLED ini sangat mahal, monitor ini kurang begitu banyak digunakan pada komputer rumahan di umumnya. tetapi monitor ini justru banyak diaplikasikan pada smartphone.

Demikianlah beberapa penjelasan mengenai berbagai Jenis-jenis Monitor Komputer beserta Spesifikasi dan Fungsinya. Semoga bisa bermanfaat.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *